BONJEP

September 4, 2009 at 11:17 pm Leave a comment

Semasa di SMU Van Lith, saya punya teman yang biasa dipanggil Bonjep, kependekan dari Boneka Jepang.

Nama aslinya sih sebenarnya Maria Lies…dan kalo gak salah belakangnya ada Purbahapsari-nya. (Mohon dimaafkan kalau salah, mumpung masih bulan Ramadhan, hehehehe…)

Dia dipanggil Bonjep mungkin karena gara-gara rambutnya yang halus dan lurus selalu dipotong bob agak pendek dan berponi. Kalau poninya sudah mulai kepanjangan, suka kadang-kadang menutupi matanya yang agak sipit.

Dia dipanggil Bonjep juga karena memang masa-masa di Van Lith hampir semua punya nama kesayangan… ada yang dipanggil Gutul (padahal nama aslinya Yenny, kayak nama tengah saya), ada Kentel, ada Tapir, ada Basgor alias Bakso Goreng (yang nama aslinya Fransisca), ada Koteka gara-gara dia dari Merauke, bahkan ada yang dipanggil Caboel…!! Pokoknya macem-macem deh! Dan nama kesayangan itu yang selalu digunakan selama 3 tahun kami di SMU, bahkan sampai sekarang semisal di milis. Dann…tidak boleh protes sodara-sodara, karena percuma juga protes soalnya, hehehehe…

Bonjep dalam kenangan saya (ceile…) adalah seorang cewek yang agak pemalu tapi pintar. Kalau tidak salah dia selalu masuk 10 besar di kelasnya. Hebat. Dia dari Lampung, berperawakan halus, dan kalau ngomong suaranya agak seperti anak-anak. Waktu itu lho…

Pada waktu kelas tiga, saya tinggal seunit dengan Bonjep. Menjelang ujian, dia suka belajar sampai malam di lorong…yang membuat saya juga terinspirasi untuk ikutan belajar…dan pernah sama-sama terbirit-birit masuk ke kamar gara-gara dikagetkan oleh  suara Sr. Ursula dari depan pintu unit “Ayo…anak-anak…waktunya tidurrr…!”

Jam tidur asrama dipatok jam 10 malam, dan waktu itu sudah hampir jam 11. Uuhh…suster mengganggu saja… Kita kan lagi semangat belajar…:-p

Lulus SMU, saya kehilangan kontak dengan Bonjep. Sama seperti yang ditulis Gita di salah satu postingan di blog-nya, alasan utama hilang kontak dengan teman-teman adalah kesulitan komunikasi. Pan belon ada hape di jaman itu…

Nahhh….Bonjep ini salah satu teman yang bisa terhubung lagi dengan saya berkat situs jejaring Facebook. (Lama-lama Facebook bisa pakai slogan-nya Nokia “Connecting People” nih…hehehe…).

Tadi malam…Bonjep menyapa saya lewat fasilitas chatting di Facebook. Dan kita ngobrol cukup lama, walaupun suka emosi gara-gara koneksi internet yang aduhai lelet nan error, yang membuat obrolan kita putus-sambung. Dari chatting semalam saya tahu kalau Bonjep sudah menikah dan sekarang tinggal di Jambi bersama suami tercinta.

Saya goda dia dengan mengatakan “Waa…surprise Bonjep udah merit…” dan dia balas “Sialan lo!”. Huahahahahaha…

Sumpah, saya kangen teman-teman SMU saya… termasuk Bonjep!!

 

Ps: Jep, kalau dikau membaca postingan ini, tolong jangan ge-er yach…?!? Hihihihihi…

Entry filed under: Friends. Tags: .

N-6600 tiga IBU dalam hidup saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: