N-6600

September 4, 2009 at 2:39 am Leave a comment

Bagi gadget freak N-6600 pasti sudah termasuk barang yang pantas dimuseumkan berhubung saking banyaknya handphone, i-phone, dll dengan model terbaru dan tercanggih dilempar ke pasaran setiap harinya. Harganya juga makin terjangkau sehingga sangat mudah untuk berganti model HP. Kapan saja.

Tidak untuk saya, karena saya bukan gadget freak.

HP Nokia seri 6600 dengan casing berwarna hitam milik saya ini sudah menemani saya dengan setia sejak awal tahun 2006. Saat itu harga belinya masih di atas 2 juta rupiah. Termasuk telepon genggam populer di jamannya karena sudah dilengkapi kamera dan beberapa aplikasi lain, termasuk opera mini. Terakhir iseng jalan-jalan ke counter HP pada waktu cuti, harga N-6600 tinggal sekitar 400 – 500 ribu rupiah (barang secondhand tentunya – karena yang baru sudah tidak diproduksi lagi). Bahkan bagi beberapa orang diberi dengan cuma-cuma juga mungkin tidak mau :-p

Karena bagi saya fungsi telepon genggam lebih untuk menelpon dan sms, jadi saya tidak merasa perlu memiliki HP dengan seri yang canggih. Bahkan aplikasi opera mini bawaan N-6600 saya baru digunakan akhir-akhir ini sekedar untuk mengecek Facebook atau baca kompas online.

Saya masih ingat, N-6600 itu dibeli di Timika. Tepatnya dibelikan. Oleh bapak angkat saya, sebagai hadiah ulang tahun.

Yang saya suka dari HP rekiplik saya itu, selain karena nilai kenangannya, adalah karena tahan banting (pake kata banget!). Sejak awal 2006 sampai sekarang entah sudah berapa kali HP itu terbanting, bahkan sampai baterainya terlepas dari casing. Tapi tetap bandel, tuh! HP itu masih bisa saya gunakan dengan baik sampai sekarang.

Yang membuat saya agak sedih, baterai HP saya itu akhir-akhir ini sudah mulai sering drop. Baru di-charge sehari, besoknya sudah kosong. Padahal mungkin stok baterai pengganti untuk seri N-6600 sudah tidak ada di pasaran. Duh, apakah memang sudah saatnya saya mengganti HP ya?

Mungkin saya bukan tipe orang yang suka mengganti HP atau nomor HP. Bukan apa-apa, saya tidak suka ribetnya gonta-ganti. Itu saja. Nomor HP saya sudah saya pakai sejak thn. 2003, waktu pertama kali saya mulai bekerja di Papua. Mungkin saya bisa digolongkan sebagai tipe setia ya? Paling tidak untuk urusan HP dan nomor HP, hahahaha…

Satu hal, walaupun akhirnya saya toh terpaksa harus mengganti N-6600 kesayangan saya dengan yang lain, saya akan tetap menyimpannya.

Saya masih sulit untuk berpindah ke lain hati…

Entry filed under: Products. Tags: .

Lombok Visit & Komodo Cruise BONJEP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: