Banyak Maunya vs. Menjahit

October 5, 2010 at 12:47 pm Leave a comment

Saya baru saja membaca-baca blog seorang teman dan saya agak terkagum-kagum karena teman ini rajin sekali meng-update blog-nya, hehehe. Sementara saya? Postingan terakhir beberapa minggu lalu. Padahal sekarang sudah free alias ‘pengacara’…kalau istilahnya ibu-ibu expat di sini “Lady of leisure”, tsah…!

Tapi…jangan dikira sesudah menyandang gelar “Lady of Leisure” lantas saya duduk-diam-banyak-menulis loh… Justru kegiatan saya menjadi padat-merayap *kayak lalu lintas Jakarta aje…hehehe*

Masalahnya adalah, saya ini banyak maunya… Banyak yang mau dicobain. Banyak yang mau dikerjain. Antara lain: setiap hari masih nge-gym, nyobain resep-resep masakan baru, lunch date with the girls, arisan tiap dua minggu sekali (hahaha, iya, bener…saya sekarang ikut arisan juga), mencoba menyelesaikan my distance learning on business course¸ mau mulai belajar Spanish lagi, de el el…

Selain itu, dua hari belakangan ini saya mulai ‘menyentuh’ mesin jahit antik pemberian suami dengan belajar membuat patchwork atau lebih popular dengan sebutan quilt. Kebetulan mbak Ibel, tetangga sebelah, pinterrrr…banget membuat quilt, jadi saya juga tertarik untuk belajar dari dia dan mencoba membuat a little quilt project. Project pertama saya gak muluk-muluk, mau membuat taplak meja buat coffee table di ruang tamu ajah. Tapi jangan salah lho… walaupun cuman mau membuat project kecil, ternyata quilting itu makan waktu dan membutuhkan kesabaran yang luarrrr biasa.

Mbak Ibel memberi saya pola yang [katanya doi sih…] simpel. Tapi bokk…kemarin saya menghabiskan waktu hampir 2 jam untuk memotong-motong bahan menjadi persegi kecil-kecil ukuran 2.5 x 4 inch dan 2.5 x 2.5 inch, yang jumlahnya buanyak! Trus, belajar menjahit potongan-potongan kain tadi mengikuti pola yang disebut Pinwheel. Satu block Pinwheel itu terdiri dari 20 potongan kain kecil-kecil, dan targetnya adalah membuat 8 block untuk kemudian disambung-sambung lagi membentuk taplak meja. Bwahahaahaha… lumayan pegelll…!

Tapi, biar dikata pegel, ternyata menjahit itu lumayan mengasyikkan juga. Kalau sudah mulai bisa quilting, saya berencana belajar membuat pola…kayak pola untuk simple dress gitu deh…biar ngirit, gak perlu sering-sering beli dress coz ngejahit sendiri, hihihihi… [Nampak cita-cita perjahitan saya agak terlalu tinggi ya? :p]

Saya yakin, teman-teman kantor saya dulu tidak ada yang percaya kalau saya sekarang mulai menjahit! Hahahaha… Orang kayak saya bisa menjahit? Yang benar aja… :p

Selain sedang sibuk belajar menjahit, saya juga sedang demen latihan gitar. Nah, untuk cerita gitar ini nanti saya tulis sendiri deh… Sekarang saya mau melanjutkan quilt project saya. Ntar gak selesai-selesai karena kebanyakan break-nya, hehehehe…

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

My Brothers Menjahit – Part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: