Lower Back Pain

February 12, 2010 at 11:24 pm 2 comments

Kemarin, seharian saya berasa kayak nenek-nenek. Tiba-tiba, pinggang belakang bawah bagian kanan saya nyut-nyut nyeri gitu. Bisa jadi karena kebanyakan duduk di depan komputer dan tidak melakukan stretching. Atau, bisa juga gara-gara hari Rabu malam saya ikut aerobik lagi (sesudah sebulan lebih gak pernah ikut) tapi melewatkan sesi pendinginan alias cooling down-nya.

Wahh….gak enak banget lah kena lower back pain. Masa ya, kalau jalan harus agak berjingkat-jingkat sambil pegang-pegang pinggang. Dohh…gak keren banget!

Pagi ini sih rasanya sudah lumayan. Mungkin secara umur masih cukup muda, jadi proses penyembuhan juga lebih cepat *halah, merasa masih muda bok…* Beberapa waktu lalu, Mamak juga sempat terkena lower back pain yang cukup parah, yang mungkin terjadi waktu beliau bersih-bersih. Barangkali Mamak tidak sengaja memutar pinggang terlalu cepat dan tiba-tiba gitu… Kalau orang tua kena lower back pain proses penyembuhannya lama lho… Untuk kasus Mamak saya, beliau terpaksa harus bedrest hampir 2 minggu. Dan sudah lebih dari sebulan beliau masih merasakan nyerinya.

Apa sih penyebab lower back pain,  bagaimana mencegah dan obat apa yang bisa digunakan?

Ada buanyak artikel yang sudah membahas masalah ini. Salah satunya bisa dibaca di link ini atau ini. Saya copas beberapa informasi ya…

Penyebab lower back pain:

Most low back pain is triggered by some combination of overuse, muscle strain, and injury to the muscles, ligaments, and discs that support the spine. Many experts believe that over time muscle strain can lead to an overall imbalance in the spinal structure. This leads to a constant tension on the muscles, ligaments, bones, and discs, making the back more prone to injury or reinjury.

The causes of pain in the low back, or lumbosacral region, tend to add on to one another. For example, after straining muscles, you are likely to walk or move in different ways to avoid pain or to use muscles that aren’t sore. That can cause you to strain other muscles that don’t usually move that way.

Selain yang sudah dijelaskan di atas, lower back pain bisa juga disebabkan karena hal-hal lain, termasuk infeksi bakteri.

Apa aja gejala low back pain?

Symptoms of a back sprain or strain generally include:

  • Muscle spasms, cramping, and stiffness.
  • Pain, mostly in the back and buttocks. The pain may develop quickly or over a longer period of time. Pain generally occurs in episodes. It is aggravated by weight-bearing or specific movements and is relieved by rest. The most severe pain usually lasts 48 to 72 hours and may be followed by days or weeks of less severe pain. The back is easily reinjured during this time.

Symptoms of nerve-root pressure generally include:

  • Leg pain. If pain extends below the knee, it is more likely to be due to pressure on a nerve than to a muscle problem. Most commonly, the pain starts in the buttock and travels down the back of the leg as far as the ankle or foot.
  • etc…etc…

(penjelasannya panjang bok… mending dibaca sendiri dari sumbernya ya?)

Yang menurut saya penting diketahui adalah bagaimana mencegah supaya tidak terjadi low back pain (katanya kan lebih baik mencegah daripada mengobati, toh?). Nah, menurut artikel yang saya baca, gak ada bukti pasti kalo low back pain bisa 100% dihindari sih… Tapi hal-hal berikut bisa dilakukan, setidaknya untuk membantu menghindari terkena low back pain — yang gak-enak-enak-o itu.

  • Olahraga untuk menjaga punggung & pinggang sehat dan kuat. Program yang dimaksud termasuk aerobic conditioning dan olahraga yang bersifat strengthening, yang bisa membantu mengurangi low back pain terulang lagi.
  • Lindungi punggung Anda sewaktu duduk. Postur sewaktu berdiri juga penting. Ketika berdiri, telinga, bahu, pinggul, dan lutut harus berada dalam satu garis satu sama lain (maksudnya tegak getooo…)
  • Cobalah posisi tidur yang berbeda yang melindungi punggung anda.
  • Pakai sepatu yang haknya rendah (mmm….ini agak sulit buat saya. Every now and then, saya tergoda untuk pakai sepatu berhak tinggi. Bukan apa-apa, sepatu berhak tinggi, dalam acara tertentu, selalu berhasil membuat PD saya berlipat :-p)
  • Pertahankan berat yang ideal untuk menghindari tekanan yang berlebih di pinggang bagian bawah Anda.
  • Jika Anda seorang perokok, berhentilah merokok. Karena merokok meningkatkan resiko osteoporosis sekaligus kadar sensitivitas Anda terhadap rasa nyeri.
  • Makan makanan yang mengandung nutrisi. Konsumsi kalsium, fosfor dan vitamin D juga disarankan untuk membantu mencegah osteoporosis.
  • Trus, harus bisa memanajemen stress, baik di rumah maupun di tempat kerja.

Pada intinya, jangan mau kena low back pain deh… Percaya sama saya, GAK ENAK banget rasanya.

Oia, untuk home remedy dan medication bisa dibaca sendiri di link yang saya kasih di atas tadi ya….

Semoga sharing saya hari ini berguna🙂

Entry filed under: Health. Tags: .

weird dream vs great news! Almonds – my favorite camilan

2 Comments Add your own

  • 1. Nova imoet  |  February 13, 2010 at 12:04 am

    olahraga dan makan yang teratur..
    iut penting..

    Reply
    • 2. yeniunique  |  February 16, 2010 at 9:45 pm

      Setuju banget Nova… Emang bener, olahraga dan makan teratur itu penting. Tau sih teorinya…hehehe…

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: