met ultah, sayang…

February 5, 2010 at 2:05 am Leave a comment

Hari ini ulang tahun my dear husband. Yang ke-berapa-nya gak usah disebutin lah ya…:)

No big party for his birthday. Paling nanti malam saya ajak dinner aja. Candle light. Berdua. Biar romantis [deuu…romantis..].

Kado untuk doi? Udah ada sih…3 ukiran kamoro yang saya beli di Timika beberapa waktu lalu. Kado itu masih tergeletak pasrah di ruang belakang, belum dibuka oleh yang punya. Mudah-mudahan nanti dia suka kadonya. Habis, susah tuh beliin suami kado. Lah, kado ultah yang saya kasih 2 tahun lalu saja masih belum terpakai sampai hari ini.

…….

Ngobrolin tentang ultah, jujur saya gak begitu kreatip untuk mengadakan pesta ultah yang WOW gitu. Mungkin karena dari kecil ultah di keluarga kami bukan sesuatu hal yang perlu dipestakan besar-besaran. Tradisi keluarga kami adalah mengucapkan selamat bagi yang ultah [kalau ini gak pernah terlewat di keluarga kami], kemudian paling mamak memasak yang agak istimewa. Gak ada kado spesial atau pesta besar. Jadinya, ultah saya maupun suami juga bagi saya ya…biasa saja. Ada party syukur, gak juga tetap syukur…:)

Pernah dua tahun lalu saya buatkan surprise party di hari ultah suami. Mengundang beberapa teman dekatnya untuk datang ke rumah. Ya…lumayanlah. Waktu itu kebetulan hari Sabtu, jadi saya sedikit lebih leluasa menyiapkan pesta kejutannya. [..err..sebenarnya disebut pesta juga gak begitu tepat sih, karena lebih ke kumpul-kumpul dengan teman-teman dekat suami aja…dengan hidangan fingerfood].

Tahun lalu, ‘cuman’ saya belikan blackforest, maksud hati untuk dijadikan kejutan. Apa daya, karena blackforest tsb. harus saya taruh di kulkas, ketauan deh sama suami waktu dia buka kulkas untuk ngambil juice. Duh!

Tahun ini? Gak ada surprise-surprise-an. Tadi pagi saya bilang sama dia, “kita pergi dinner ya malam ini…”. Jadi dia udah tau, acara ultahnya: dinner. Titik.

Sebenarnya suami yang lebih romantis hal kejut-mengejut [haha, apa sih maksudnya?]. Di ulang tahun saya yang kesekian, misalnya, pulang kerja saya dikejutkan dengan apartemen yang, selain sudah bersih, juga bertabur kelopak bunga dengan cahaya lilin dimana-mana dan tercium wangi aroma terapi. Di atas meja makan ada vas bunga dengan rangkaian bunga buatan suami [yes, he did it himself!]. Bathtub sudah dibersihkan dan diisi air panas untuk mandi…dan [juga] berhiaskan kelopak bunga serta lilin yang mengapung. Pokoknya atmosfer-nya romantis abis! Ketika saya datang, suami sedang menyiapkan pizza spesial, he made it himself from scratch, sebagai menu dinner kami. Can you imagine how much time he spent to prepare it all? Yes, all day. Itu yang membuat saya terharu-biru dan merasa menjadi orang paling spesial di dunia🙂

Anyway…poin dari postingan ini adalah untuk mengucapkan selamat ultah untuk suami. Jadi sebelum melantur kemana-mana, saya cuman mau bilang kayak yang tertulis di kartu di bawah ini:

 

*gambar dipinjem dari sini.

Entry filed under: Family. Tags: .

Bekas – Dibuang Sayang last nite ladies party

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: