Kencan Pertama dengan ‘Crock Pot’

February 1, 2010 at 2:10 am Leave a comment

Malam minggu kemarin, saya mengawali kencan saya dengan crock pot. Setelah agak lama saya ‘anggurin’, saya pikir tidak ada salahnya untuk give it a try.

Seperti kencan pada umumnya, kencan pertama ini juga membuat saya agak deg-degan, jantung berdebar-debar [*halah*], sekaligus excited…apakah kencan ini akan berakhir sukses atau tidak.

Untuk yang pengen tahu crock pot itu makhluk berjenis kelamin apa…bisa dilihat di sini.

 …………………….

Iya sodara-sodara…crock pot itu bukan jenis cowok hensem, tapi peralatan masak yang sifatnya slow cooker. Maaf kalo udah mengecewakan imajinasi pemirsa :p

Anyway…crock pot saya itu sudah nongkrong di lemari pantry hampir 2 bulan. Saya peroleh dengan harga murah dari teman saya, Irma Hewitt, ketika mereka leaving for good dari Tpra. Bukan brand new, tapi kondisinya masih OK. Irma bilang, kalau doyan makan daging yang dimasak kayak rendang atau stew gitu, memasak pake crock pot cucok banget.

Dan malam minggu kemarin, saya coba masak rendang. Simpel aja… daging yang mau dimasak direbus dulu sebentar dengan menggunakan kompor (dan panci tentunya, hehehe…), kemudian di-transfer ke crock pot dan ditambah bumbu rendang, ekstra bawang putih yang cukup dikeprek saja, beberapa lembar daun jeruk purut, trus sedikit santan. [Saya sih pakai bumbu rendang siap pakai dan santan kotak aja]. Udah deh, crock pot-nya dihidupkan, temperatur di-set ‘low’, dan saya tinggal tidur. Besok paginya daging udah mateng dan jadi lembut banget! Untuk gigi, sangat user friendly deh…[halah, apa sih?]. Padahal saya pakai daging paling murah [baca: paling alot] dari shopping.

Suami juga seneng makan daging yang dimasak dengan crock pot. Soalnya jadi gak perlu repot-repot mengunyah, hehehe.

Kayaknya saya mulai jatuh cinta nih sama peralatan masak satu ini. Sangat membantu untuk yang kepengen praktis dan gak mau standby di dekat kompor saat memasak. Lah, begitu daging dan bumbu-bumbu dimasukkan, crock pot di-on-kan, bisa ditinggal tidur atau mengerjakan aktivitas lain…tanpa takut masakan hangus. Cuman … pemakaian listrik juga perlu diperhatikan ya ibu-ibu…

Seperti halnya yang lain, setiap ada kelebihan pasti juga ada kekurangannya. Untuk crock pot, karena waktu memasaknya sangat lama dengan temperatur rendah, maka [katanya] nutrisi makanan juga banyak yang hilang, terutama kalau memasak sayuran. Untuk lebih jelasnya, baca di sini ya…

Oia, untuk yang males browsing di link yang saya kasih, ini saya beri bonus gambar crock pot. Bukan foto crock pot punya saya sih… tapi miriplah… Dan berhubung postingan ini sudah di bulan February, gambarnya saya pilih yang berwarna agak PINK… [penting gak seeehhh…?? :)].

Happy cooking…!!

Entry filed under: Cooking World. Tags: .

Husband’s Family Name (after mine) Pre Valentine’s Gals Party

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: