passion

January 21, 2010 at 7:09 am 3 comments

beberapa waktu lalu, saya membaca tulisan seorang teman mengenai passion. her passion. atau tepatnya lagi, her used to be passion.

saat ini, ketika saya sedang duduk di depan komputer pinjaman, bored to death, berjuang melawan kantuk (thanks to a guy-i-don’t-even-know-what-his-name-is di kubikel sebelah yang sudah super nice meminjamkan cangkirnya untuk saya gunakan membuat kopi… tapi, arrghhh…tetap saja saya masih mengantuk), saya tiba-tiba terpikir tentang passion. MY PASSION. 

sebelum saya bertutur lebih lanjut tentang my passion, saya mau sharing beberapa pengertian passion yang saya contek di dictionary.com :

  1. any powerful or compelling emotion or feeling, as love or hate.
  2. strong amorous feeling or desire; love; ardor.
  3. strong sexual desire; lust.
  4. an instance or experience of strong love or sexual desire.
  5. a person toward whom one feels strong love or sexual desire.
  6. a strong extravagant fondness, enthusiasm, or desire for anything.
  7. the object of such a fondness or desire.

OK. stop dulu sampai di definisi numero siete. my point is…saya sebenarnya mau berbicara tentang passion seperti definisi #6 dan #7 di atas. jadi, of course, saya tidak akan menulis tentang my strong sexual desire :p.

jujur saya bingung kalau ditanya sekarang passion saya apa. atau apa yang membuat saya begitu antusias terhadap sesuatu, begitu menggemari sesuatu, begitu menginginkan sesuatu (as definition #6).

i used to love reading. a lot! untuk buku yang saya sukai, saya bisa bela-belain begadang sampai jam 4 pagi. sekarang? boro-boro deh. baru membaca 2 lembar (dan itu sudah prestasi), mata sudah sulit diajak untuk tetap terbuka. akhirnya…ya surfing di dunia mimpi, hehehe…

saya juga pernah menjadi a gym addict. pergi ke gym minimal 4 kali dalam seminggu (untuk olahraga, tentu saja) adalah kegiatan wajib saya. passion itu juga sekarang sudah luntur dengan alasan sudah capek sehabis kerja dan tidak ada waktu.

ada juga passion musiman, sewaktu saya senang-senangnya menulis. saya bisa duduk di kantor untuk mengetik sampai jam 12 malam! maklum, ketika itu saya belum mampu membeli laptop sendiri. dan menurut saya, duduk sendiri di kantor saat semua orang sudah pulang memberikan inspirasi tersendiri untuk tulisan saya. selain mengetik sampai larut, saya juga gemar membuat coretan-coretan di kertas untuk kemudian saya ketik rapi di kantor. coretan itu bisa saya buat dimana saja…ketika sedang sarapan di mess hall, menunggu bis di halte, bahkan ketika saya sedang duduk di toilet! tulisan-tulisan saya ketika itu memang hanya untuk konsumsi pribadi. tapi ketika proyek menulis itu selesai, saya merasakan kepuasan luar biasa.

sekarang ini saya belum menemukan lagi passion yang bisa membuat saya sangat bersemangat. saya dan suami memang ada rencana mau mulai bisnis kecil-kecilan. dan SEHARUSNYA saya mulai mempelajari secara seksama seluk-beluk dunia perbisnisan. tapi entahlah, i might not be a business person. saya belum merasakan passion untuk bisnis. jadinya saya masih santai-santai saja. buku tentang business plan yang sudah mahal-mahal dibeli saja belum saya lirik. boro-boro dipelajari. barangkali, ketika saya sudah betul-betul bergelut dengan bisnis yang mau kami bangun itu, baru pelan-pelan saya menemukan passion-nya.

saya suka terkagum-kagum sendiri dengan orang yang punya passion luar biasa di bidang masing-masing. misalnya, passion untuk menulis (yang menghasilkan karya laris di pasaran), passion terhadap fashion, passion terhadap seni, de el el.

well, entah bagaimana caranya saya bisa punya passion lagi terhadap sesuatu. sekali lagi, bukan passion yang berhubungan dengan sexual desire lho ya… kalau bagian itu sih, saya tidak bermasalah :p. semoga saya bisa segera menemukan passion saya…di dunia tulis-menulis, misalnya. mungkin akhirnya bisa meneruskan cikal-bakal chicklit saya yang sekarang sudah saya museumkan itu?

Entry filed under: Sharing. Tags: .

(a friend’s) resignation threesome lunch date

3 Comments Add your own

  • 1. pakosu  |  April 21, 2010 at 5:41 am

    Saya lagi nyari bidang kerjaan yang bisa bikin saya PASSION. Sektor usaha atau kerjaan apa bikin saya bisa PASSION? Jadi anak buah terus alias kerja sama orang lain gak ada passionnya, pantes saya kayak kutu loncat.
    Postingnya mantap mba. Salam

    Reply
  • 2. pakosu  |  April 21, 2010 at 5:41 am

    ini blog saya yang lain.
    http://alrisblog.wordpress.com

    Reply
  • 3. Passion « PakOsu  |  April 21, 2010 at 6:50 am

    […] Passion Oleh pakosu Kemaren PakOsu bw ke beberapa blog. Ternyata yang bikin orang bisa sukses adalah kata ini : PASSION. Gak peduli profesi dan pekerjaan anda apa. Mau petani, nelayan, buruh, bidan, guru, dosen, dokter, tentara, polisi, pegawai : pegawai pajak, pegawai bea cukai, pegawai imigrasi, pegawai bank, pegawai KPK, pegawai BPK, pegawai BPKP, pegawai perkebunan, pegawai pertambangan, pegawai pabrik alias buruh, pegawai kantor RT, eh, salah coy, RT kagak ada kantor dan pegawainya, dll. *silahkan tambah sendiri* Pokoknya apapun-lah, kalau anda melakukan dengan passion katanya anda akan sukses. Ya, sukses di pekerjaan tentunya. Apakah Passion itu? Berikut definisi yang saya ambil dari blog ini. […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: