La Buona Vita

November 23, 2009 at 12:02 am Leave a comment

“La Buona Vita” dalam Bahasa Italia kurang lebih artinya adalah “hidup yang baik”. Tertulis manis di gerbang rumah mertua di Murray Bridge, South Australia. Semboyan yang mencerminkan kehidupan penghuninya.

Dengan lahan seluas 40 acre (kalau tidak salah kurang lebih 4 hektar) dan terletak di area country town, kediaman mertua ideal untuk lahan pertanian. Pun, lahan tsb memang dimanfaatkan untuk bercocok tanam dan beternak. Hasilnya tidak untuk dijual, untuk dikonsumsi sendiri saja.

Mari berjalan-jalan ke halaman depan rumah. Kalau dihitung, mungkin ada sekitar 40 pohon buah di situ. Ada cherry, apel, pir, walnut, mandarin, orange, peach, grapefruit, fig, dll. Jangan bayangkan pohon buah yang tinggi dan rimbun seperti hutan. Tidak. Bapak mertua rajin memangkas (meremajakan) pohon-pohon buahnya sehingga buah-buah dari pohon-pohon tsb. masih dalam jangkauan tangan untuk dipetik. Saya suka sekali berjalan-jalan di sekitar kebun mertua, apalagi saat cherry dan apel berbuah. Rasanya nikmat memetik buah langsung dari pohon dan merasakan sensasi kesegaran buah yang baru dipetik. Buah apel dari kebun mertua tidak ada tandingannya… tekstur buahnya renyah dan rasanya manis.

Di seputar pohon buah ditanami berbagai sayur-mayur, berjenis selada, dan rempah-rempah. Mau onion? Ada. Bawang putih? Tidak pernah membeli dari toko. Wortel, buncis, brokoli, kol, paprika, spinach…biasanya selalu ada di kebun. Giliran sih, tergantung musim. Karena beberapa jenis sayuran hanya tumbuh di musim tertentu. Oia, jangan lupa ada strawberry juga. Yang kalau berbuah, buahnya sangat juicy dan ranum.

Si sisi lain, masih di depan rumah, ada koleksi mawar ibu mertua. Musim semi adalah waktu terbaik untuk menikmati keindahan bunga-bunganya. Cuti Oktober kemarin saya dibuat terkagum-kagum oleh keanekaragaman warna dan ukuran kelopak bunga mawar di situ. Ada warna putih, semi pink, pink, jingga, merah marun, merah rouge, kuning, ungu, dll dengan kelopak bunga rata-rata berukuran besar. 

Di sisi lain lahan, ada sebidang kebun anggur. Sudah 3 tahun berturut-turut kebun itu setiap tahunnya menghasilkan sekitar 200 liter wine. Lagi-lagi tidak untuk dijual. Untuk konsumsi sendiri. Tidak heran, di rumah mertua wine adalah minuman pelengkap (kalau bukan minuman utama) di setiap makan siang dan makan malam.

Beberapa meter dari kebun anggur ada kandang ayam yang luas dengan sekitar 10 – 15 ekor ayam yang gemuk berlarian kesana-kemari. Pakannya sederhana. Apa yang tersisa dari dapur, entah itu potongan sayur atau sisa makanan, langsung diberikan untuk pakan ayam. Ditambah sayuran segar dari kebun dan air minum di kandang yang selalu diganti setiap hari. Kadang, jika diperlukan ditambah pakan biji-bijian. Tiap pagi mertua mengumpulkan sekitar 5 – 8 telur ayam segar dari kandang. Biasanya setiap 3 – 4 bulan sekali, ayam-ayam yang sudah tua dipotong dan diganti dengan ayam yang baru. 

Agak jauh dari kandang ayam, ada 3 ekor sapi milik mertua juga. Setiap 6 – 8 bulan sekali mertua memotong 1 ekor sapi yang dagingnya dibagi dalam porsi kecil-kecil dan disimpan di freezer.

Bagian belakang rumah juga penuh dengan aneka ragam tanaman, sebagian besar bunga-bunga. Ada juga pohon-pohon cemara yang ditanam dalam barisan yang rapi yang berfungsi sebagai penahan angin atau istilahnya wind breaker.

Yup. La Buona Vita. Hidup yang Baik.

Membuat saya juga ingin suatu saat punya kehidupan seperti itu. Hidup yang Self Sufficient. Memenuhi sebagian besar kebutuhan (dapur) dari lahan sendiri. Hidup sehat karena kita benar-benar tahu apa yang kita masukkan ke mulut + perut. Hanya saja, kehidupan seperti itu berbanding lurus dengan kerja keras. Di kediaman mertua semuanya dikerjakan sendiri. Jangan berharap ada pembantu atau tukang kebun seperti kemewahan yang bisa kita nikmati di Indonesia.

Pengen. Suatu saat nanti. Kalau bisa sih di Indonesia saja… (biar masih bisa punya tukang kebon buat bantu-bantu, huahahahaha…)

Entry filed under: Family. Tags: .

Update La Buona Vita a la Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: