Suami dan Gym

September 14, 2009 at 2:11 am Leave a comment

Sudah seminggu-an ini saya mulai memaksakan diri untuk nge-gym lagi. Lumayan, walau belum sefanatik dulu, dan masih suka on-off, paling tidak sudah ada usaha.  

Belakangan saya punya kebiasaan jelek, nongkrongin tivi seusai kerja. Untuk mengakalinya, sekaligus meng-counter alasan malas dan segudang alasan lain untuk tidak berolahraga, saya membawa kostum gym ke kantor. Jadi, pulang kantor bisa langsung meluncur ke gym, tanpa harus pulang ke rumah dan tergoda tivi dulu.

Ngajak suami ke gym? Oh, no. He’s really not into gym.

Untuk urusan olahraga, saya dan suami memang punya pendapat yang berbeda. Buat suami saya, gym itu olahraga yang individual.Kata dia, olahraga kok sama mesin? Dia lebih suka olahraga yang bersifat pertandingan atau permainan, semacam squash, tennis atau netball. Dia bilang olahraga semacam itu lebih asyik. Mungkin juga karena dia orangnya kompetitif ya?

Alasan lain, menurut dia sih supaya bisa sekalian bersosialisasi. [Untuk alasan terakhir ini saya tidak membantah.]

Nah, kalau pas ke gym dengan saya, paling dia menggunakan mesin ‘rowing’ doang. habis itu…udah deh, kerjaannya gangguin saya saja.

Sedangkan kalau menurut saya, gym itu olahraga mandiri. Lah, iya kan? Kita tidak perlu tergantung orang lain untuk bisa berolahraga. Mau ada teman atau tidak, gak jadi soal. Bisa kapan saja. Yang penting ada niat. Lagian, olahraga di gym bisa dimanfaatkan untuk bersosialisasi juga kok… Bisa ketemu banyak orang, bisa saling ber-say hello-ria…

Dan satu lagi, olahraga di gym baik untuk kesehatan mata saya…Alasannya? Karena seringkali saya disuguhi pemandangan bodi cowok-cowok kekar yang sedang berlatih. Hahahaha…!!!

Pernah saya latihan squash bersama suami. Buntutnya malah berantem. Hanya gara-gara saya main squash dengan pukulan mengayun bak bermain tennis, sementara suami pinginnya saya bisa bermain squash dengan benar (yang lebih mengandalkan kekuatan pergelangan tangan).

Ah, cape deh…!

Jadi? Biarlah suami bermain squash dan saya tetap nge-gym aja. Win-win solution..🙂

Entry filed under: Family. Tags: .

lonely man at the messhall Salah Sambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: