Met Ultah ke-64, Negeriku Tercinta

August 18, 2009 at 7:51 am Leave a comment

Peringatan hari kemerdekaan RI biasanya selalu dirayakan secara meriah, dimana-mana, tidak terkecuali di lingkungan PT Freeport Indonesia. Setiap tanggal 17 Agustus perusahaan tempatku bekerja ini tidak pernah ketinggalan mengadakan upacara bendera, lengkap dengan pasukan paskibra dan marching band. Selain upacara, panitia selalu mengadakan berbagai acara lain seperti perlombaan dan hiburan.

Kemarin, tgl. 17 Agustus 2009, untuk pertama kalinya selama 6 tahun aku tinggal dan bekerja di Freeport Tembagapura, aku ikut upacara bendera. Tahun-tahun sebelumnya kok tidak ikut? Ya…banyak alasannya…kadang karena bentrokan dengan cuti, kadang ya karena karena memang tidak pengen ikut🙂

Cukup banyak karyawan FI, siswa-siswi YPJ (nama sekolah dari jenjang TK – SMP yang disediakan untuk anak karyawan), dan tamu undangan yang ikut ambil bagian dalam upacara tsb. Dengan dinaungi awan yang agak gelap dan diselimuti kabut, upacara bendera di lapangan sepak bola Tembagapura itu jadi tidak begitu membuat capek, ya maksudnya dibanding kalau cuacanya panas, hehehehe. Di salah satu sudut lapangan tampak asap kemenyan terus mengepul dari tenda pak Pawang Hujan. Peran pak Pawang memang besar untuk acara-acara outdoor yang diselenggarakan di Tembagapura. Dan pastinya tantangan Pak Pawang juga tidak kecil secara hujan sudah menjadi bagian sehari-hari di Tembagapura. Beberapa petugas keamanan dengan senjata tampak juga berjaga-jaga di sekitar tempat upacara.

Berdiri di barisan paling depan, aku bisa menyaksikan dengan jelas seluruh rangkaian upacara bendera. Saat-saat yang paling mengharukan tentu saja pada saat pengibaran bendera oleh Paskibra. Derap langkah mereka saat memasuki lapangan upacara, membentuk formasi dan mengibarkan bendera membawaku kepada kenangan semasa SMP dan SMA ketika aku berkesempatan menjadi bagian Paskibra juga. Ketika bendera merah putih dinaikkan dengan diiringi lagu Indonesia Raya, terasa bulu kuduk merinding. Mungkin karena sudah lama tidak menikmati momen seperti itu kali ya?

Selesai upacara bendera dilanjutkan dengan pertunjukan kolosal di lapangan itu juga yang mengisahkan sejarah Indonesia sejak jaman Majapahit hingga deklarasi kemerdekaan oleh Soekarno – Hatta. Pertunjukan Barongsai dan Kuda Lumping ikut memeriahkan acara. Plus ketika waktunya makan siang, yang hadir di lapangan dapat jatah nasi kuning. Sedap…

Malam harinya perayaan hari kemerdekaan dilanjutkan dengan pentas seni yang dimeriahkan beberapa artis ibu kota: Rini Indonesian Idol, Kiki & Angel Idola Cilik, dan gong-nya adalah penampilan Reza Arthamevia. Hari ini, 18 Agustus, masih dilanjutkan dengan pentas artis yang didominasi lagu-lagu dangdut (pentas tadi malam zero dangdut).

Sebelum acara puncak tadi malam, sebenarnya perayaan hari kemerdekaan di Tembagapura sudah dimulai dari tanggal 1 Agustus lalu dengan aneka acara kota, bazaar dan pesta kembang api. Tanggal 2 Agustus dilanjutkan dengan pentas Yovie‘n The Nuno yang berhasil membuat penonton ikut menyanyi dan jingkrak-jingkrak di lapangan walaupun diwarnai hujan rintik-rintik. Tanggal 16 Agustus giliran acara untuk anak-anak yang dimeriahkan oleh Kiki & Angel jebolan Idola Cilik. Pokoknya meriah abis deh! Big appreciation untuk para panitia yang udah bekerja keras untuk membuat acara semeriah itu di tengah situasi ‘sulit’ seperti sekarang.

Di balik kemegahan dan kemeriahan perayaan 17 Agustus, terlintas pertanyaan di benakku: apakah sebenarnya kita sudah benar-benar merdeka? Rasanya kok belum ya? Kalau mau jujur, secara umum bangsa kita masih dihantui berbagai macam ancaman. Kita masih belum merdeka dari ancaman teror bom. Masih belum merdeka dari krisis ekonomi. Masih belum bebas dari kemiskinan. Dan khusus untuk area Freeport Papua, kami belum bebas dari ancaman gangguan keamanan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, seperti pada saat aku menulis ini.  

Terbersit setitik pengharapan…semoga dengan bertambahnya usia, negara kita juga semakin menuju ke kemerdekaan yang sejati. Kemerdekaan yang bisa dirasakan oleh semua warga Negara…kemerdekaan yang bisa mewujudkan keadilan & kesejahteraan sosial. Semoga demikian…

Met Ultah negeriku…

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Saving Babies Ngelunasin Utang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: