Dangdut – 2

August 14, 2009 at 12:35 am Leave a comment

Kemarin siang diberitahu sama kang Neneng alias Iman Nugraha bahwa kami akan jadi latihan. Ok, gak masalah. Sebelum pulang kantor sempat-sempatin print beberapa teks lagu dangdut dan sambil berdendang sendiri (dalam hati,  hehehe…)

Pulang kantor, nyampe rumah siap-siap untuk dijemput buat latihan. Kata kang Neneng yg jemput nanti salah seorang teman dari MRG, entah kang Hasan atau kang Rudy. Sekitar jam 8 malam, kang Hasan datang jemput. Pamitan sama suami, sun jidat doi, trus berangkat.

Sampai di KORKAFRI (restoran yang dikelola oleh koperasi karyawan FI yang punya fasilitas untuk latihan band) pemain musiknya sudah ngumpul, kecuali peniup suling yg kerja shift malam dan pemain keyboard yg katanya mau nyusul. Yang pasti aku masih kenal adalah kang Neneng (penabuh kendang dengan rambut pink-nya) sama Pak Lajaiba (pemain melody). Pemain bass dan drummer-nya aku belum begitu kenal karena terakhir manggung dengan MRG mereka belum main.

Naik ke panggung, ambil microphone, langsung tancap gas dengan lagu ‘Gadis atau Janda’ duet dengan Pak Mualidin. Gak sia-sia 3 hari mendengarkan lagu itu tiap hari… jadi latihan juga lancar walaupun baru pertama kali aku nyanyi tu lagu. Tabuhan kendang kang Neneng yang mantap berpadu dengan petikan melody dari Pak Lajaiba, ditingkahi betotan bass dan alat musik (yg kalau gak salah namanya rebana) dan juga gebukan drum dari pemain musik lain yang sayangnya aku udah lupa nama mereka (padahal tadi malam udah dikenalin…dasar pikun!!) benar-benar mengundang untuk bergoyang.

Selesai lagu ‘Gadis atau Janda’ yang disambut dengan meriah oleh teman-teman MRG dan beberapa orang lain yg kebetulan melihat kita latihan, dilanjut dengan lagu ‘Malam Terakhir’ (duet juga dengan Pak Mualidin), ‘Jablai’, ‘Terajana’, ‘Sekuntum Mawar Merah’, ‘Gantengnya Pacarku’, ‘Poco-Poco’, ‘Kuda Lumping’ dan terakhir lagu ‘Ketahuan’ versi dangdut (duet dengan Mas Gatot). Beberapa teman yang nonton dan ikutan goyang dari bawah panggung semakin menambah semangat buat latihan. Walaupun cengkok dangdut-ku gak canggih-canggih amat dan juga udah hampir 3 tahun gak pernah manggung dangdut, mungkin karena tadi malam aku satu-satunya cewek yang nyanyi jadinya yang nonton tetap pada goyang juga, hehehehe…

Abis latihan beberapa lagu gitu, trus gantian latihan sama mas Gatot (nah kalau cowok yang ini memang asli suaranya melayu abis, cengkok dangdutnya oke punya). Sambil duduk melihat teman-teman latihan di panggung, aku merenung sendiri…ternyata kangen juga ngumpul-ngumpul dan nyanyi-nyanyi gitu. Rasanya asyik aja nyanyi sambil goyang… bisa mengurangi stress dan tentunya hati juga jadi senang.

Penyaluran hobby? Pastinya! Karena semua yang ikut latihan tadi malam tidak bertujuan komersil kok…toh kita nanti manggung dengan imbalan ‘matur-tengkyu’ aja🙂

Pengennya bisa menikmati itu dengan suami, dalam artian mungkin lebih asyik kalau pas aku latihan suami nonton gitu maksudnya… (atau malah kebalikannya, kalau ditonton suami malah gak maksimal nyanyinya? Hehehe..). Tapi aku juga sadar dunia perdangdutan bukan untuk suami dan aku juga gak akan maksa dia untuk terlibat. Yang penting dia masih memberikan kebebasan buat aku untuk tetap bergabung dengan teman-temanku.  Aku senang sebelum menikah kita punya komitmen untuk tetap memberikan ruang kepada masing-masing untuk berekspresi dan melakukan kegiatan-kegiatan yang disenangi, tentunya dalam artian yang gak aneh-aneh lah… Makanya dia biasanya oke-oke aja kalau aku ngumpul-ngumpul sama teman-teman walaupun dia gak selalu bisa bergabung. Sebaliknya, aku juga memberi dia kebebasan untuk kumpul sama teman-temannya untuk sekedar having some beer, misalnya (dan biasanya aku juga gak tertarik untuk bergabung karena pasti yang diomongin soal kerjaan di lapangan).

Jam 10 malem kang Hasan mengingatkan kalau udah waktunya aku diantar pulang. Syukurnya teman-teman MRG juga sangat mengerti kalau aku udah berkeluarga dan gak elok kalau pulang terlalu malam walaupun masih enjoy latihan sama mereka.

Sampai di rumah, mendapati suami ketiduran di sofa sambil ditemani TV yang nyerocos sendiri…Duh!

Entry filed under: Miscellaneous. Tags: .

Kedutan Sudah Isi Belom?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


%d bloggers like this: