Posts filed under ‘Uncategorized’
Kedutan – Part 2
Well, saban kali saya melihat blog stats saya, postingan berjudul kedutan selalu menempati urutan teratas dalam ‘Top Search” orang-orang yang gak sengaja mampir di blog saya :p. Ada juga yang memberikan komentar “Kok gak lengkap ya info kedutannya?” Hihihihi…lah, namanya juga saya dapat info tentang kedutannya boleh mencontek dari sumber lain.
Tapi baiklah…untuk membantu teman-teman yang mungkin mencari info lebih lengkap tentang kedutan di berbagai bagian tubuh, yuk mari…lihat info di bawah tentang arti kedutannya ya… Mudah-mudahan berguna (untuk yang percaya sih, kalau yang gak percaya ya nggak apa-apa juga, hehehe…). Sumbernya dari sini… yang konon sumber aslinya dari Primbon Jawa
Seringkali terjadi kedutan pada anggota tubuh. Tapi kita menganggap sebagai suatu yang wajar. Padahal, ada makna di balik itu….
Dalam primbon Jawa, hal yang terjadi atau kedutan semacam ini kalau terjadi pada anggota tubuh wanita, itu merupakan firasaat tentang sesuatu yang akan terjadi. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya kita coba untuk mengungkap firasat melalui kedutan di bawah ini :
1. Kedutan apabila terjadi dikelopak mata bagian kiri atas, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh kebaikan.
2. Kedutan apabila terjadi di kelopak mata bagian kanan atas, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh keuntungan/kemujuran.
3. Kedutan apabila terjadi di kelopak mata bagian kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami kesusahan yang membuat Anda menangis.
4. Kedutan apabila terjadi di kelopak mata kiri bagian bawah, itu suatu pertanda bahwa Anda akan menderita kesusahan.
5. Kedutan apabila terjadi di telinga kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bertemu dengan saudara dari jauh.
6. Kedutan apabila terjadi di telinga kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami perselisihan dengan saudara atau pacar.
7. Kedutan apabila terjadi di lengan kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami sakit keras.
8. Kedutan apabila terjadi di lengan kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh rejeki yang banyak dan tidak diketahui dari mana datangnya.
9. Kedutan apabila terjadi di siku kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami kesusahan.
10. Kedutan apabila terjadi di siku kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bertemu dengan kenalan lama.
11. Kedutan apabila terjadi di tangan kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh uang yang banyak.
12. Kedutan apabila terjadi di tangan kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bertemu dengan kekasih yang tercinta.
13. Kedutan apabila terjadi di telapak tangan kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bertengkar dengan kekasih atau teman-teman Anda.
14. Kedutan apabila terjadi di telapak tangan kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh uang yang banyak.
15. Kedutan apabila terjadi di bagian bibir bawah, itu suatu pertanda bahwa Anda akan melontarkan perkataan yang pedas atau jahat.
16. Kedutan apabila terjadi di bibir kiri bawah, itu suatu pertanda bahwa Anda akan melakukan perundingan atau musyawarah.
17. Kedutan apabila terjadi di bagian bibir kanan atas, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh kebahagiaan yang tiada terkira.
18. Kedutan apabila terjadi di bagian bibir kiri atas, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengatakan sesuatu yang baik terhadap pacar atau orang lain.
19. Kedutan apabila terjadi di kedua bibir, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bercakap-cakap dengan orang yang tinggi derajatnya.
20. Kedutan yang terjadi di lidah, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami atau merasakan masakan yang lezat sekali.
21. Kedutan apabila terjadi di susu kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh uang yang banyak.
22. Kedutan apabila terjadi di susu kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bertemu dengan orang yang Anda sukai.
23. Kedutan apabila terjadi di paha kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh uang.
24. Kedutan apabila terjadi di paha kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan sangat bergembira sekali.
25. Kedutan apabila terjadi di lutut kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memenangkan atau mengungguli di dalam arena permusuhan.
26. Kedutan apabila terjadi di lutut kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh suatu keuntungan.
27. Kedutan apabila terjadi di betis kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan melakukan bepergian bersama keluarga atau pacar Anda.
28. Kedutan apabila terjadi di betis kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami suasana hari yang senang.
29. Kedutan apabila terjadi di pergelangan kaki kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh suatu kemudahan.
30. Kedutan apabila terjadi di pergelangan kaki kiri, itu suatu pertanda akan ada orang yang akan berbuat jahat terhadap diri Anda.
31. Kedutan apabila terjadi di telapak kaki bagian kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mendapatkan kesenangan.
32. Kedutan apabila terjadi di telapak kaki bagian kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mensapatkan kesusahan.
33. Kedutan apabila terjadi di jari telunjuk tangan kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bertemu dengan keluarga yang lama tidak berjumpa.
34. Kedutan apabila terjadi di jari telunjuk tangan kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mendapatkan malu karena perbuatan Anda.
35. Kedutan apabila terjadi di jari manis tangan kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mendapatkan kesenangan.
36. Kedutan apabila terjadi di jari manis tangan kiri, itu suatu pertanda bahwa akan disayangi oleh orang lain.
37. Kedutan apabila terjadi di jari kelingking tangan kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mendapatkan penghargaan dari apa yang telah Anda usahakan.
38. Kedutan apabila terjadi di jari kelingking tangan kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh amarah orang lain.
39. Kedutan apabila terjadi di ubun-ubun, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mendapatkan kesenangan.
40. Kedutan apabila terjadi di bagian alis kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bertemu dengan orang yang Anda kasihi atau sayangi.
41. Kedutan apabila terjadi di bagian alis kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akn mendapatkan uang yang banyak.
42. Kedutan apabila terjadi di kepala sebelah kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mendapat rejeki.
43. Kedutan apabila terjadi di kepala sebelah kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan merasakan hati yang damai.
44. Kedutan apabila terjadi di seluruh kepada, itu suatu pertanda bahwa Anda akan merasakan kebahagiaan.
45. Kedutan apabila terjadi di hidung sebelah kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh rejeki yang halal.
46. Kedutan apabila terjadi di hidung sebelah kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan bertemu dengan kekasih Anda.
47. Kedutan apabila terjadi di seluruh hidung, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mendapat keuntungan yang berlipat ganda.
48. Kedutan apabila terjadi di tubuh sebelah kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami sakit tapi segera sembuh.
49. Kedutan apabila terjadi di tubuh sebelah kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami kekecewaan.
50. Kedutan apabila terjadi di purus, itu suatu pertanda bahwa Anda akan melakukan senggama yang memuaskan.
51. Kedutan apabila terjadi di pusar, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mendapat keuntungan.
52. Kedutan apabila terjadi di punggung sebelah kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh penghargaan dari orang lain.
53. Kedutan apabila terjadi punggung sebelah kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoelh penghargaan dari orang lain.
54. Kedutan apabila terjadi di perut sebelah kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan menderita sakit.
55. Kedutan apabila terjadi di perut bagian kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan merasakan kebahagiaan.
56. Kedutan apabila terjadi di pipi sebelah kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan memperoleh pekerjaan yang Anda harapkan.
57. Kedutan apabila terjadi di pipi sebelah kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami sakit keras.
58. Kedutan apabila terjadi bahu sebalah kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan menjadi orang yang kaya raya.
59. Kedutan apabila terjadi di bahu sebelah kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami sakit ringan.
60. Kedutan apabila terjadi di leher, itu suatu pertanda bahwa Anda akan terhindar dalam hutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
61. Kedutan apabila terjadi di dada sebelah kiri, itu suatu pertanda bahwa Anda akan merasakan kesenangan yang tak terkira.
62. Kedutan apabila terjadi di dada sebelah kanan, itu suatu pertanda bahwa Anda akan mengalami sakit yang sulit untuk di obati.
Banyak Maunya vs. Menjahit
Saya baru saja membaca-baca blog seorang teman dan saya agak terkagum-kagum karena teman ini rajin sekali meng-update blog-nya, hehehe. Sementara saya? Postingan terakhir beberapa minggu lalu. Padahal sekarang sudah free alias ‘pengacara’…kalau istilahnya ibu-ibu expat di sini “Lady of leisure”, tsah…!
Tapi…jangan dikira sesudah menyandang gelar “Lady of Leisure” lantas saya duduk-diam-banyak-menulis loh… Justru kegiatan saya menjadi padat-merayap *kayak lalu lintas Jakarta aje…hehehe*
Masalahnya adalah, saya ini banyak maunya… Banyak yang mau dicobain. Banyak yang mau dikerjain. Antara lain: setiap hari masih nge-gym, nyobain resep-resep masakan baru, lunch date with the girls, arisan tiap dua minggu sekali (hahaha, iya, bener…saya sekarang ikut arisan juga), mencoba menyelesaikan my distance learning on business course¸ mau mulai belajar Spanish lagi, de el el…
Selain itu, dua hari belakangan ini saya mulai ‘menyentuh’ mesin jahit antik pemberian suami dengan belajar membuat patchwork atau lebih popular dengan sebutan quilt. Kebetulan mbak Ibel, tetangga sebelah, pinterrrr…banget membuat quilt, jadi saya juga tertarik untuk belajar dari dia dan mencoba membuat a little quilt project. Project pertama saya gak muluk-muluk, mau membuat taplak meja buat coffee table di ruang tamu ajah. Tapi jangan salah lho… walaupun cuman mau membuat project kecil, ternyata quilting itu makan waktu dan membutuhkan kesabaran yang luarrrr biasa.
Mbak Ibel memberi saya pola yang [katanya doi sih…] simpel. Tapi bokk…kemarin saya menghabiskan waktu hampir 2 jam untuk memotong-motong bahan menjadi persegi kecil-kecil ukuran 2.5 x 4 inch dan 2.5 x 2.5 inch, yang jumlahnya buanyak! Trus, belajar menjahit potongan-potongan kain tadi mengikuti pola yang disebut Pinwheel. Satu block Pinwheel itu terdiri dari 20 potongan kain kecil-kecil, dan targetnya adalah membuat 8 block untuk kemudian disambung-sambung lagi membentuk taplak meja. Bwahahaahaha… lumayan pegelll…!
Tapi, biar dikata pegel, ternyata menjahit itu lumayan mengasyikkan juga. Kalau sudah mulai bisa quilting, saya berencana belajar membuat pola…kayak pola untuk simple dress gitu deh…biar ngirit, gak perlu sering-sering beli dress coz ngejahit sendiri, hihihihi… [Nampak cita-cita perjahitan saya agak terlalu tinggi ya? :p]
Saya yakin, teman-teman kantor saya dulu tidak ada yang percaya kalau saya sekarang mulai menjahit! Hahahaha… Orang kayak saya bisa menjahit? Yang benar aja… :p
Selain sedang sibuk belajar menjahit, saya juga sedang demen latihan gitar. Nah, untuk cerita gitar ini nanti saya tulis sendiri deh… Sekarang saya mau melanjutkan quilt project saya. Ntar gak selesai-selesai karena kebanyakan break-nya, hehehehe…
Memorial Service for Steve
Two days ago we heard shocking news. One of our community members – he’s called Steve – suddenly passed away at work. People guessed it was caused by heart attack.
He’s still pretty young, 48 years of age. He didn’t smoke. He was active and went to gym quite regularly.
He left his beloved wife and three children.
It was so devastating, both for his family and his friends he left behind. No one had ever thought he would’ve gone that quickly. You can imagine how his wife and kids felt when they heard the news… their loving husband & father, who said goodbye in the morning to go to work…and in the afternoon came back home in a box… It absolutely breaks anyone’s heart!!
***
My husband and I went to the memorial service for him yesterday afternoon. It was in the Community Hall.
A different atmosphere (hard for me to describe) was in the air when we walked into the hall. A lot of people — mostly the expatriates and their families (husbands, wives, kids) and Steve’s friends from work – filled up the room. Everyone wanted to show their respect to Steve. There I felt a very strong bond among the members of the community.
I did not see Steve’s wife. I think she’s so devastated that she could not go to the memorial service for her husband. The other two kids were not there either, one was home accompanying his mother and the other was in another country. Only one of their children named Khya was there. She’s so brave to be there… I took my hat off to that little girl…
After the Opening prayer, Amazing Grace song and Scripture Reading, some people delivered their speeches as the tributes to Steve… They recalled how beautiful Steve was as a man when he was alive, that he was a wonderful and loving father to his children, as well as a best friend and loving husband to his wife…
A lot of people in the room were crying during the tributes… including those delivering their speech in front. I myself couldn’t hold my tears rolling down from my eyes… A lady sat next to me did not stop crying from the beginning of the service. She kept saying how much she felt for Steve’s wife and children and how much she scared if the same situation happened to her family… (Well, that was what in my mind too.)
At the end of the memorial service, people gave each other big hugs. Everybody shared the feeling of losing their beloved one.
There again, I saw how beautiful our community was. Steve was not our family by blood, but he was our family in the community regardless.
***
During the memorial service and in our way home, I was forced to face the reality again…that life is so short. And I realized my turn would eventually come, I just don’t know when. Then I was thinking about what people would say about me in my own memorial service *with me watching them saying it from somewhere*… Would I be happy with the speech? Would I expect something else they should say?
It was a funny thought, I know. But then again it reminded me that there are still a lot of things I want to do while I’m still alive…something that would be beneficial not only for me but also for others…something people around me would remember when I come to the end of my days…
If everyone realizes that living in this world is not for forever, there should not be a lot of argument, fights or wars. Everyone should live together in peace, supports each other and enjoys every moment in their life. At the end of the day, everyone would leave this world, whether they like it or not… So, what are those arguments and fights and wars for? *do I sound a bit too religious here?*
***
To end my entry today, I quote what was written in the handout for Steve’s memorial service yesterday (both in NZ native language & English):
E Hoa
Kia Kaha
Kia Toa
Kia Mana
Haere Haere Haere Ra
Our Friend
Be Strong
Be Brave
Be Spiritual
Go in Peace…Go in Peace…
*in memorial of Steven Forrester, our friend, who passed away in May 20, 2010
mendadak autis
Saya sekarang baru benar-benar ‘ngeh’ mengapa para pengguna Blackberry sering dikatakan terkena autis alias ‘crackberry’, terutama di bulan-bulan pertama penggunaan gadget kesayangan mereka itu.
Saya sedang dalam kondisi itu sekarang.
I got my new BB yesterday and since then it has become my baby;)
Don’t get me wrong, it does take time to learn and explore all applications in the great gadget and it seems it has no ending! A lot of great stuff you could do with it.
Yang saya suka juga it has wordpress for BB applications! So now I could just about to write anywhere and don’t have to depend on my PC.
Creo que le amo de BB nuevo
UNGU – tema saya hari ini
hari ini saya ber-ungu ria.
karena saya sedang menjanda…haha (*becanda aja kalee…*)
kebetulan saja, tadi pagi saya ingin ke kantor dengan pakaian agak santai. saya comotlah baju rajut di tumpukan baju paling atas. warnanya ungu. kebetulan lagi, semalam irma memberi saya hadiah natal, pashmina warna ungu. karena hari ini malas pakai jaket, pashmina ungu itu saya pakai juga, saya balutkan di atas baju rajut ungu. tambah kebetulan lagi, gagang kacamata saya berwarna ungu. jadilah hari ini saya mendadak ungu
berbicara tentang warna ungu, saya pernah menggemari warna ungu semasa smu kelas tiga (sampai kuliah semester pertama), terutama ungu muda. bukan apa-apa, karena cowok gebetan saya di kelas 3 smu senang warna ungu! huahahaha…
padahal, sewaktu masih a-be-ge kinyis-kinyis sampai remaja (lah, apa bedanya abg sama remaja ya? hehe), saya sepertinya tidak punya warna favorit tuh! pink? kayaknya gak begitu nge-fans. warna biru yang digandrungi banyak remaja, juga bukan (walaupun kalau diberi pernak-pernik atau baju biru ya saya suka juga…). begitu sudah lebih gedhe, saya memutuskan merah adalah warna saya. ditambah hitam dan putih. wah…banyak ya? hehehe…
mengapa merah? karena cocok dengan karakter saya yang berani dan bersemangat *ehm*. pernah, karena saya saking sukanya saya pada warna merah, setiap kali belanja (baju) yang dilirik hanya warna merah sehingga lemari saya akhirnya didominasi warna merah.
kalau warna hitam dan putih saya suka karena warna netral dan gampang dipadu-padan. little black dress adalah favorit saya dan merupakan must have item di lemari…soalnya simple dan chick untuk berbagai acara
tapi sebenarnya, semakin lama saya semakin netral saja dengan warna. belakangan ini, saya pakai warna apa saja. bisa biru terang, pink, kuning, oranye, hijau, coklat… apa saja… yang penting nyaman dipakai.
menyudahi postingan kali ini… saya mau dengerin lagu-nya UNGU ah… biar sesuai dengan tema warna saya hari ini, hehehe…
minggu yang sibuk
bener.
minggu ini menjadi minggu yang sibuk buat saya. banyak acara yang harus dihadiri atau di-organize.
nanti malam acara farewell buat seorang teman baik… irma hewitt…yang bersama keluarganya akan pulang ke adelaide minggu depan. acaranya girls party… kami buat khusus untuk irma. sedih juga…satu persatu teman se-gank dulu pada hengkang dari jobsite… saya mungkin akan menjadi the last man standing (eh, woman dink..)… to say goodbye to this place.
besok malam saya sudah confirm mau ikut christmas gift exchange… acara yang dikoordinir sama ibu-ibu expat di jobsite. besok pertama kalinya saya akan ikut. hitung-hitung, daripada tidak pernah sama sekali.
sabtu malam…sejauh ini sih masih free. tapi mana tau? tadi malam temannya suami udah ngajakin dinner sebelum hari selasa minggu depan. bisa jadi acaranya hari sabtu besok.
hari minggu sore, mengundang beberapa teman untuk makan di rumah.
well…kadang-kadang asyik juga banyak kesibukan. mudah-mudahan minggu depan saya tidak tepar saja
the shoebox
Kemarin siang, saya dapat kisah ini dari teman. Ada kaitannya dengan pernikahan. Menarik juga…
A man and woman had been married for more than 60 years. They had shared everything. They had talked about everything. They had kept no secrets from each other except that the little Old woman had a shoe box in the top of her closet that she had cautioned her husband never to open or ask her about.
For all of these years, he had never thought about the box, but one day the little old woman got very sick and the doctor said she would not recover.
In trying to sort out their affairs, the little old man took down the shoe box and took it to his wife’s bedside. She agreed that it was time that he should know what was in the box. When he opened it, he found two crocheted dolls and a stack of money totaling $95,000.
He asked her about the contents.
‘When we were to be married,’ she said, ‘ my grandmother told me that the secret of a happy marriage was to never argue. She told me that if I ever got angry with you, I should just keep quiet and crochet a doll.’
The little old man was so moved; he had to fight back tears. Only two precious dolls were in the box. She had only been angry with him two times in all those years of living and loving!!
He almost burst with happiness.
‘Honey,’ he said, ‘that explains the dolls, but what about all of this money? Where did it come from?’
‘Oh,’ she said, ‘that’s the money I made from selling the dolls.’
*******
Membaca cerita di atas, saya jadi berpikir… kira-kira kalau saya lagi marah sama suami, enaknya saya bikin apa ya yang bisa dijual dan menghasilkan duit?? Hahahahaha…
Oia, jangan lupa…baca juga dong “A Prayer” di bawah ini… masih lanjutan cerita di atas…
*******
A Prayer:
Dear Lord,
I pray for Wisdom to understand my man;
I pray for Love to forgive him;
And I pray for Patience for his moods;
Because Lord, if I pray for Strength,
I’ll beat him to death.
La Buona Vita a la Indonesia
Terinspirasi La Buona Vita a la mertua, saya dan sumi punya cita-cita punya rumah dengan lahan yang luas. Tapi di Indonesia. Pengennya sih punya lahan yang paling tidak 1 hektar, dekat dengan aliran air. Tidak perlu sungai besar (karena takut banjir :-p), kali kecil juga bolehlah.
Di lahan itu kami ingin membangun home-sweet-home kami.
Pekarangannya nanti dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis pohon buah tropis kayak mangga, duren (walopun suami gak begitu suka duren, hehehehe…), duku, dll, trus juga sayur-mayur dan rempah-rempah. Pengen juga memelihara beberapa ekor ayam dan 1 atau 2 ekor sapi.
Sepertinya adem-tentrem kalau punya rumah seperti itu… uhh, saya jadi sibuk membayangkan simfoni hijaunya pekarangan, dilengkapi dengan gemericik aliran air, ditingkahi kotek ayam dan lenguh sapi…
Pertanyaan berikutnya adalah: dimana di Indonesia bisa menemukan lahan semacam itu? Paling di desa ya? Tidak apalah di desa. Toh, saya dan suami memang bukan tipe big-city-people. Hidup di desa juga tidak apa-apa… yang penting tidak terlalu jauh dari airport, hehehehe…
Update
Akhirnya, hari ini saya bisa ‘menyentuh’ blog saya lagi. Sejak pulang dari cuti hari Minggu, 8 November lalu sibuknya ngalah-ngalahin pejabat (buat pejabat yang sibuk maksudnya…hehehe…).
Dua hari pertama masuk kerja, harus menyortir seribu lebih email di inbox yang memang sama sekali gak saya jenguk selama 4 minggu cuti. Ditambah lagi, mulai hari Jumat minggu lalu saya diminta menangani kelas khusus yang membuat saya setiap hari masih di kantor sampai 6.30 PM.
Jadinya? Boro-boro mau giat menulis di blog, waktu 12 jam aja berasa masih kurang untuk menyelesaikan kerjaan di kantor. Facebook-an?? Jangan tanya deh…terakhir update status di FB sekitar 2 minggu lalu di airport.
Cukup surprise, walaupun saya sudah lama tidak meng-update blog, ternyata masih ada juga yang membaca blog saya. Bahkan ada satu orang yang dulu pernah tinggal di Tumbang Titi ikut berkomentar di salah satu postingan saya.
Mudah-mudahan bisa rajin menulis lagi. Amin.
Stereotype
Dalam sebuah acara kumpul-kumpul Sabtu malam, seorang kawan melemparkan pertanyaan, “Kalau seorang cowok Batak menikah dengan cewek Minang, kira-kira anaknya nanti ikut garis bapak atau garis ibu ya…?”
Tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti. Bingung juga, karena menurut adat Batak, anak itu ikut garis bapak; sementara di Minang, garis ibu yang lebih dominan. Kalau buat saya sih, solusinya dirembuk bareng antara suami-istri sajalah…nanti anaknya mau diikutkan garis siapa.
Seorang ibu yang duduk di sebelah saya kemudian mulai curhat. Diawali dengan pertanyaan *tepatnya pernyataan* begini, “Kalau cowok Jawa menikah dengan cewek Batak, cowoknya harus pakai marga ya, mbak?” Hmm, saya juga kurang tahu ya? Yang jelas, salah seorang teman dengan case serupa, suaminya mendapat gelar marga sesuai dengan pariban istrinya.
Usut punya usut, ternyata sang ibu sedang merasa kuatir. Anak lelakinya yang masih di bangku kuliah berpacaran dengan gadis Batak. Si ibu ini orang Jogja asli, suaminya juga, dan sang putra yang sedang dimabuk cinta itu adalah anak lelaki mereka satu-satunya. Sebagai orang tua, si ibu dan suaminya mengharapkan anaknya kelak bisa berjodoh dengan perempuan dari kalangan sendiri. Suami si ibu kabarnya sudah mengeluarkan pernyataan amat tidak setuju anaknya berhubungan dengan gadis Batak.
Saya tanggapi bahwa sebaiknya ibu & suaminya tidak perlu terlalu kuatir. Toh jodoh itu tidak bisa diatur-atur atau dipaksa-paksa. Kalau sudah jodohnya tidak akan lari kemana juga kok. Sang ibu ngotot dan mengatakan bahwa menikah dengan lain suku itu lebih banyak repotnya. Dengan nada sedih si ibu mengeluhkan, mengapa anak lelaki kesayangannya itu tidak pacaran dengan gadis Jawa saja, walaupun di satu sisi dia mengakui bahwa pacar anaknya yang sekarang itu cantik, baik, pintar menyanyi pula.
Aha! Si ibu rupanya tidak sadar kalau dia curhat pada orang yang salah. Dia tidak tahu bahwa saya tidak setuju perjodohan yang terlalu diatur oleh orang tua. Karena menurut saya, untuk kelangsungan hubungan pasangan, hal paling mendasar adalah soal cinta dan kecocokan. Tidak jadi soal masing-masing dari suku atau bangsa apa. Kembali ke pacar di cowok, jika memang gadis itu cantik, baik, dan punya kelebihan, mengapa harus di-diskredit-kan dari peluang menjadi calon menantu hanya karena perbedaan suku? Sungguh konsep yang susah saya mengerti. Dalam hati saya kasihan lho sama anaknya si ibu itu…
Amat disayangkan, dalam ranah perjodohan, banyak orangtua masih terpengaruh stereotype. Sering ada keengganan untuk menerima anggota keluarga baru *baca: menantu* yang berasal dari suku yang berbeda. Padahal pembauran melalui pernikahan itu membuat kita semakin diperkaya lho… setidaknya dalam hal adat istiadat & budaya. Juga mengajarkan kita untuk lebih bertoleransi terhadap perbedaan.
Bukankah dari kecil kita juga diajarkan untuk bisa menghargai dan menerima perbedaan?
lonely man at the messhall
Setiap pagi saya melihat dia, lelaki separuh baya itu. Sepertinya dia orang Kanada. Duduk sendiri, hampir selalu, di meja untuk 6 orang. Makan pagi dalam diam sembari memperhatikan orang-orang yang keluar masuk mess.
Saya bisa merasakan tatap matanya memperhatikan saya. Ketika saya swap kartu ID sebelum masuk ke messhall. Kemudian dia akan memperhatikan dimana saya duduk. Mengamati segala gerak-gerik saya. Ketika saya mengambil makanan, membuat kopi, menikmati makan pagi. Awalnya merasa agak risih. Tapi lama-lama terbiasa. Toh, dia tidak pernah mengganggu saya. Terkadang, jika kebetulan mata bertemu mata, dia tersenyum pada saya. Saya ucapkan ‘hello’ dan saya balas senyumnya.
Saya merasa kasihan. Kelihatan kalau dia seperti orang yang kesepian. Entah anak-istrinya ada dimana. Entah dia punya anak-istri atau tidak.
Yang saya tahu, orang seperti dia harus bekerja keras. Miner dengan jam kerja panjang setiap harinya. Sebagai ‘tikus tanah’, banyak dari mereka yang sehari-harinya nyaris tidak pernah melihat matahari.
Walaupun penghasilannya barangkali besar, jika tidak ada orang untuk berbagi, lantas untuk apa?
Lonely man at the messhall… satu yang biasa saya lihat. Entah berapa ratus lainnya bernasib sama.
Di gunung ini.
Catatan: ‘tikus tanah’ adalah sebutan untuk para miner yang bekerja di tambang bawah tanah
Kangen
Saya sedang kangen pada seseorang. Sudah dua minggu ini.
Seseorang yang pernah menjadi bagian istimewa dalam hidup saya.
Sosok yang cerdas, sedikit nyentrik. Pendiam di muka umum, tapi lihai meramu kata-kata menjadi enak untuk dibaca. Menggandrungi Bob Marley, pencinta alam yang sudah menjejakkan kaki di (mungkin) semua gunung di Indonesia, sekaligus penggemar karya sastra. Sewaktu kuliah S-1 sering dijuluki teman-temannya sebagai anak-sastra-Geodesi.
Saya dulu terpesona pada puisi-puisi yang dikirimkannya, sewaktu kami masih remaja. Juga tulisannya dalam diary-bersama, saat itu, di tahun pertama kuliah. Berpisah karena egoisme dua jiwa yang masih muda.
Jalan kami memang tidak ditakdirkan untuk beriringan. Tapi saya akan selalu mengaguminya.
Saya hanya kangen untuk sekedar bertegur sapa. Itu saja.