Bienvenido a Santiago :)
February 20, 2011 at 12:08 am Leave a comment
Hangatnya sinar mentari musim panas terasa nyaman di kulit ketika saya dan suami keluar dari international airport di Santiago, Chile, hari Jumat 18 February kemarin. A long flight dari Adelaide-Sydney-Auckland-Santiago dengan total sekitar 16 jam membuat badan terasa agak penat. Tapi saya tetap feeling excited sudah sampai di Santiago. Finally!!
Sopir taxi yang sama sekali gak bisa bicara Bahasa Inggris membawa kami ke hotel. Ugh, mendadak saya merasa asing dan sangat menyesal gak praktek Spanish saya dulu sebelum ke Santiago. All I remembered in the taxi yesterday was only ‘Hola’, ‘Como estas’, ‘Si’, and ‘No’. Very embarassing! Airport Santiago terletak agak di luar kota. Beberapa kilometer dari airport suasananya agak mirip pinggiran Jakarta dengan apartemen yang kelihatan agak kumuh, lengkap dengan atap seng yang banyak yang sudah berkarat… Lalu lintas gak begitu parah (dan di Santiago setir di kiri). Sepanjang perjalanan saya berusaha mengingat sebanyak mungkin kosakata Spanish yang pernah saya pelajari. Nil. Otak saya belum konek tampaknya. Jadi susah untuk sekedar menanggapi percakapan basa-basi dari si supir taxi. Dengan susah payah saya akhirnya bisa mengatakan, “No hablar Ingles?” yang dijawab si supir taxi “No. Poquito.” Haha.
Sopir taxi membawa kami ke Plaza El Bosque hotel yang terletak di area cukup elit Las Condes di Santiago. Selesai urusan check in (and thanks God, front desk-nya bisa bahasa Inggris :p), kami langsung tidur pulas. Bayar hutang di pesawat gak bisa tidur enak. Bangun jam 10 malam, tidur lagi. Bangun lagi tengah malam cuman buat mandi. Mencoba tidur lagi gak bisa. Jetlag ceritanya.
Pagi tadi kami berjalan-jalan. Berbekal map dari front desk, saya dan suami mulai menyusuri jalan sekitar area hotel. Nyaman rasanya berjalan-jalan pagi…matahari tidak begitu menyengat, hembusan angin terasa menyejukkan kulit, dan karena weekend lalu lintas juga gak padat. Di beberapa tempat ada taman dengan pepohonan yang rindang. Dan hampir di semua area yang kami lalui disediakan bangku untuk duduk. Tampaknya orang-orang Santiago senang sit back and relax
. Saya salut dengan kebersihan dan tata kota di area yang kami lalui. Andai kota-kota di Indonesia bisa sebersih ini…
Siangan dikit, saya dan suami ketemuan dengan Mbak Inez. Dia dan suaminya sekarang berdomisili di Santiago. Cihuyy…asyiknya ketemu teman lama
. Kami pergi ke Alto Las Condes Mall untuk grocery shopping. Saya juga membeli local simcard untuk saya gunakan selama di Santiago. Abis, pake nomor simpati mahal bok…sekali sms habis Rp 7.500,-!!
Acara kami hari ini ditutup dengan having late lunches and a few drinks dengan Mbak Inez, Danny (Inez’ husband) dan Sandy di salah satu restoran di area Isadora. It’s always nice to catch up with old friends
. Besok rencananya mau jalan-jalan ke outskirt area, termasuk ke Vina Del Mar yang tersohor itu.
I can’t wait!
Entry filed under: Travelling & Places. Tags: .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed