nasihat buat anak perempuan

November 26, 2009 at 10:58 pm 5 comments

pagi ini saya mendapat email dari seorang teman, membacanya membuat mata saya berkaca-kaca. judulnya “nasihat buat anak perempuan”. saya jadi teringat bapak saya nun jauh di tumbang titi sana.

beberapa paragraf tidak relevan dengan saya.  tapi intinya mengena. saya sadar, saya jarang sekali menelepon bapak hanya sekedar untuk ngobrol-ngobrol. beda dengan mamak yang saya telepon dengan rutin dan bisa ngobrol lama. maaf ya bapak…

saya posting saja email teman saya itu di blog ini, supaya saya juga selalu ingat.

nasihat buat anak perempuan

biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya. akan sering merasa kangen sekali dengan mamanya. lalu bagaimana dengan papa?

mungkin karena mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata papa-lah yang mengingatkan mama untuk menelponmu?

mungkin dulu sewaktu kamu kecil, mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang papa bekerja dan dengan wajah lelah papa selalu menanyakan pada mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil, papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. dan setelah papa mengganggapmu bisa, papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu. kemudian mama bilang: jangan dulu papa, jangan dilepas dulu roda bantunya, mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka. tapi sadarkah kamu? bahwa papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya pasti bisa.

pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, mama menatapmu iba. tetapi papa akan mengatakan dengan tegas: boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang. tahukah kamu, papa melakukan itu karena papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

saat kamu sakit pilek, papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata: sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!. berbeda dengan mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. ketahuilah, saat itu papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

ketika kamu sudah beranjak remaja, kamu mulai menuntut pada papa untuk dapat izin keluar malam, dan papa bersikap tegas dan mengatakan: tidak boleh!. tahukah kamu, bahwa papa melakukan itu untuk menjagamu? karena bagi papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga.

setelah itu kamu marah pada papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu. dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah mama. tahukah kamu, bahwa saat itu papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia harus menjagamu?

ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’). papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu. sadarkah kamu, kalau hati papa merasa cemburu?

saat kamu mulai lebih dipercaya, dan papa melonggarkan sedikit
peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. maka yang dilakukan papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir. dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut. ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati papa akan mengeras dan papa memarahimu. sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti papa akan segera datang? bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan papa

setelah lulus sma, papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang dokter atau insinyur. ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti. tapi toh papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan papa :)

ketika kamu menjadi gadis dewasa, dan kamu harus pergi kuliah dikota lain. papa harus melepasmu di bandara.tahukah kamu bahwa badan papa terasa kaku untuk memelukmu? papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. padahal papa ingin sekali menangis seperti mama dan memelukmu erat-erat. yang papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata jaga dirimu baik-baik ya sayang. papa melakukan itu semua agar kamu kuat, kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah papa. papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan. kata-kata yang keluar dari mulut papa adalah : tidak…. tidak bisa!. padahal dalam batin papa, ia sangat ingin mengatakan iya sayang, nanti papa belikan untukmu. tahukah kamu bahwa pada saat itu papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana, papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang.

sampai saat seorang teman lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada papa untuk mengambilmu darinya. papa akan sangat berhati-hati memberikan izin, karena papa tahu. bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

dan akhirnya, saat papa melihatmu duduk di panggung pelaminan bersama seseorang lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, papa pun tersenyum bahagia. apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian papa berdoa. dalam lirih doanya kepada tuhan, papa berkata: ya allah tugasku telah selesai dengan baik, putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik. bahagiakanlah ia bersama suaminya.

setelah itu papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk. dengan rambut yang telah dan semakin memutih dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya. papa telah menyelesaikan tugasnya.

papa, ayah, bapak, atau abah kita adalah sosok yang harus selalu
terlihat kuat, bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis dia
harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. dan dia
adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa kamu bisa dalam segala hal apapun.

tersenyum dan bersyukurlah ketika kamu bisa merasakan kasih sayang seorang ayah hingga tugasnya selesai. jika kamu mengalaminya, kamu adalah salah satu orang yang beruntung.

doakan orang tuamu sekarang: ya allah ya tuhanku, ampunilah dosa kedua orangtuaku. sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sejak kecil. amin.

hormatilah kedua orang tuamu. segerakanlah berbakti kepada mereka jika mereka masih hidup. karena tanpa mereka, kita tidak ada di dunia ini.

About these ads

Entry filed under: Family. Tags: .

nikmatnya jadi guru Van Lith dalam Kenangan (1995 – 1998)

5 Comments Add your own

  • 1. dinda yustina  |  November 27, 2009 at 1:31 am

    hiks…langsung meneteskan air mata baca blog ini. bapak banget!
    inget dulu bapak pernah berdiri dengan tegap di depan pintu rumah waktu aku kelas 3 smp, pulang bermalam tahun baru an bersama mudika :)
    inget waktu bapak begini, inget waktu bapak begitu..inget semua. senangnya aku barusan bisa ketemu bapak lagi, seneng liat bapak bisa meluk cucu-cucunya, bisa ngasi berkat di keningku lagi.
    hiks…love u full bapak…

    Reply
  • 2. dinda yustina  |  November 27, 2009 at 1:34 am

    btw minta izin aku post di fb ya? makasih :)

    Reply
    • 3. yeniunique  |  November 27, 2009 at 6:37 am

      Uyeh & Gita… monggo…silakan di-post di blog ato FB. malah seneng cerita itu disebar…biar pada inget sama bapak masing-masing :)

      @Uyeh: iya, inget banget jaman smp dulu, bapak cemberut di depan pintu waktu aku ma kak evi telat pulang dari nonton di bioskop… padahal telatnya cuman 5 menitan. Inget juga bapak pernah 3 hari gak ngomong sama aku gara2 dia tau ada temen seangkatan yg suka kirim surat, hehehehe… jadi kangen nih ma bapak…

      Reply
  • 4. Gita  |  November 27, 2009 at 3:29 am

    terharu Niq…izin posting ditempatku boleh yach?

    Reply
  • 5. nasihat buat anak perempuan «  |  November 27, 2009 at 3:33 am

    […] November 27, 2009 nasihat buat anak perempuan Posted by mamayuri under Gado Gado Leave a Comment  ngutip dari blognya Unique disini […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: